Dominasi Gadget, Individualisme Dan Konsumerisme

Gadget dan Individualisme. Ya, dua hal yang tidak bisa dipisahkan, di era reformasi kini perkembangan gadget semakin meningkat, banyaknya variasi gadget membuat khalayak seakan kehausan teknologi. Namun, apakah semua ini berdampak positif bagi kehidupan?. Dampak dari perkembangan teknologi masa kini tidak hanya memiliki dampak positif yaitu memudahkan bertukar informasi, memudahkan komunikasi jarak jauh, memudahkan mengerjakan sesuatu dan lain-lain.

Apakah anda pernah berfikir? perkembangan teknologi juga dapat menimbulkan dampak negatif dari para penggunanya seperti pada pemakaian gadget yang semakin hari semakin canggih menimbulkan ketergantungan hingga membuat seseorang secara tidak sengaja bersifat individualisme dan konsumerisme. Mengapa demikian?.

Karena dengan gadget yang semakin canggih, seseorang akan merasa memiliki dunia-nya sendiri. Situs jejaring sosial, Aplikasi canggih dan berbagai fitur menarik membuat sebagian orang tidak ingin lepas atau berjauhan dari gadgetnya. Mereka akan melakukan apapun agar dapat terus bermain dengan gadget masing-masing, hal ini tentu menimbulkan masalah lagi seperti konsumerisme akibat terlalu boros, ketergantungan yang berlebihan hingga hilangnya keramah tamahan antara satu individu dengan individu lain, lantaran pemikiran mereka yang sudah berubah karena terbiasa berinteraksi dengan orang lain melalui jejaring sosial online.

gadget

Secara adat, budaya kita adalah budaya yang bersifat gotong royong, bekerja sama dan bahkan bangsa kita terkenal dengan bangsa yang ramah tamah. Hal ini secara perlahan akan menghilang seiring dengan semakin berkembangnya teknologi. Perkembangan teknologi pelan-pelan menghambat seseorang untuk berinteraksi secara langsung karena terbiasa menggunakan situs online, ini adalah awalan menuju masyarakat yang individu dan semakin lunturnya budaya gotong royong.

Di samping itu, perkembangan teknologi yang termasuk dalam salah satu pembahasan mengenai globalisasi atau menyatunya dunia membuat semakin sangat mudahnya budaya kita dimasuki oleh budaya luar, pola hidup bangsa kita sudah banyak mengalami perubahan lantaran banyaknya budaya luar yang mempengaruhi pola hidup bangsa kita. Rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air semakin melemah, apalagi dikalangan remaja saat ini yang sebagiannya banyak mengikuti trend masa kini.

gad

 

 

Terlanjur terjadi dan tidak mudah mengembalikan keadaan seperti semula, karena itu tentu membutuhkan proses yang cukup lama. Hanya saja peran pemerintah untuk hal ini adalah sesegera mungkin memberikan pengertian, penyuluhan dan menanamkan rasa kecintaan pada tanah air terhadap rakyatnya agar kedepannya menjadi lebih baik dan juga mengajarkan pada anak-anak bahwa bermain bersama teman lebih menyenangkan dibandingkan dengan bermain bersama gadget. Semoga tulisan saya ini dapat menginspirasi pembacanya agar lebih bijak menggunakan gadget sehingga tidak menimbulkan sifat individualisme dan konsumerisme serta tetap menjaga budaya bangsa Indonesia dengan keramah tamahannya.

 

Sekian

0 comments